Bangun Tidur

Mungkin enak kalo Pas baru bangun tidur ada yang bikin hati jadi riang , senang ,atau bersemangat . gue tulis ini atas isyarat yang di kasi junior , dia udah bosan dengan bangun tidur mentoknya masuk kamar mandi kena air dingin , hmmmh …

traffic shaping

Master Shaper

CBQ

Petrosea dan adminnya yang cantik

Gue baru liat ada admin network yang cewe dan cantik baru dipetrosea aja cuman sayang dia udah merrit , tapi yang disamping mejanya okjuga . cuman sayang gue ngga PD deketin dia , kemaren gue kesana , pas nyampe dia keluar , hhmmm ngga tau ya kenapa , dia ngga mau ketemu gue atau dia malu ketemu gue , atau dia ngga bisa nahan perasaannya untuk mual ketemu gue , soalnya gue tungguin kok dia ngga balik balik ,

Gue

sedikit info about me

just meet me and you know me at einal212@yahoo.com

Load Balancing

Semoga bisa membantu para warnet2
Seumpama kita mempunyai 2 ISP (anggaplah kedua duanya speedy) maka yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut:

3 Ethernet Di Server:
- ETH0 —> Speedy 1
- ETH1 —> Speedy 2
- ETH2 —> Network Warnet

Setelah itu baru di setup untuk tiap ethernet, mis:
ETH0 —> 192.168.1.2
ETH1 —> 192.168.2.2
ETH2 —> 192.168.12.1

Isi file rt_tables:
120 speedy1
130 speedy2
140 lan

Setelah itu kita buat mini script:
# Flush semua table routing
/sbin/ip route flush table speedy1
/sbin/ip route flush table speedy2
/sbin/ip route flush table lan

# Beri prioritas untuk tiap tabel
/sbin/ip rule add prio 10 table main
/sbin/ip rule add prio 20 table speedy1
/sbin/ip rule add prio 30 table speedy2
/sbin/ip rule add prio 40 table lan

# delete routing ke arah default gateway
/sbin/ip route del default table main
/sbin/ip route del default table speedy1
/sbin/ip route del default table speedy2
/sbin/ip route del default table lan

# Buat tabel routing ke arah Speedy1
/sbin/ip rule add prio 20 from 192.168.1.0/24 table speedy1
/sbin/ip route add default via 192.168.1.1 dev eth2 src 192.168.1.2 \
proto static table speedy1
/sbin/ip route append prohibit default table speedy1 metric 1 proto static

# Buat tabel routing ke arah Speedy2
/sbin/ip rule add prio 30 from 192.168.2.0/24 table speedy2
/sbin/ip route add default via 192.168.2.1 dev eth0 src 192.168.2.2 \
proto static table speedy2
/sbin/ip route append prohibit default table speedy2 metric 1 proto static

# Buat load balancing ke dua (2) buah gateway ke Internet
/sbin/ip rule add prio 40 table lan
/sbin/ip route add default proto static table lan \
nexthop via 192.168.1.1 dev eth0 weight 1 \
nexthop via 192.168.2.1 dev eth1 weight 1

Slackware

DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol, merupakan salah satu mekanisme pemberian IP pada komputer host atau client secara otomatis. Mekanismenya adalah menggantikan peran administrator jaringan dalam, terutama saat memasukkan IP Address di setiap komputer Client. Prinsip kerjasanya kurang lebih adalah sebagai berikut, pada saat Server DHCP aktif, maka server DHCP menyediakan range IP pada kelas tertentu, sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh admin. Kemudian, pada saat komputer client yang terhubung ke jaringan aktif, sistem operasi akan mencari ke DHCP server, apakah ada IP yang bisa direservasi. Jika ada, maka Server DHCP akan memberikan IPtersebut.
Pada DHCP, lama waktu IP yang diberikan pada setiap komputer bisa dibuat dinamis, artinya setelah pada waktu tertentu, maka IP yang ada pada komputer client akan habis masa penggunaannya. Ini disebut lease IP. Ada juga yang sifatnya, IP tersebut tetap berada di komputer client, selama kartu jaringannya tidak rusak tentunya.
Berikut adalah konfigurasi DHCP server di linux. Distro yang digunakan adalah Slackware 11.
Untuk menginstall dan mengkonfigurasinya, dibutuhkan priveledge tertinggi, yaitu root.

#instalpkg DHCPSERVER.tgz

setelah terinstall

#pkgtool

trus obtain Ip address automatically press ok

#/etc/rc.d/rc.inet1 restart

Ulat sagu

Ulat sagu .. hmmm !!!  kenapa ya  gue pilih  ulat sagu , mungkin karena dia ulat sagu, kalo dia ular sagu , hiiiiii serem juga ntar gue di patok lagi ,